aki mobil listrik soak
Home / Berita Otomotif / Kebiasaan Sepele Bikin Aki Mobil Listrik Soak, Waspada!

Kebiasaan Sepele Bikin Aki Mobil Listrik Soak, Waspada!

Perkembangan kendaraan listrik membuat banyak orang mulai akrab dengan istilah baterai traksi berkapasitas besar. Namun, ada satu komponen yang sering luput dari perhatian, yaitu aki 12 volt yang tetap digunakan di banyak mobil listrik modern. Meski tidak menggerakkan motor utama, aki ini berperan vital untuk menghidupkan sistem elektronik, komputer, hingga mengaktifkan relay utama baterai traksi. Di lapangan, keluhan aki mobil listrik soak justru makin sering terdengar, dan penyebabnya kerap hanya dari kebiasaan sepele pemilik kendaraan.

“Banyak pemilik mobil listrik merasa aman karena tidak perlu ganti oli, lalu lengah terhadap aki 12 volt yang justru lebih dulu menyerah.”

Mengenal Fungsi Aki 12 Volt di Mobil Listrik yang Sering Diabaikan

Sebelum jauh membahas kebiasaan yang bikin aki mobil listrik soak, penting memahami dulu peran aki 12 volt di kendaraan listrik. Berbeda dengan baterai traksi yang besar dan bertegangan tinggi, aki 12 volt biasanya bertipe lead acid atau AGM, mirip dengan mobil konvensional, meskipun beberapa pabrikan sudah mulai beralih ke aki lithium 12 volt.

Aki 12 volt ini bertugas menyuplai listrik ke sistem kelistrikan dasar seperti unit kontrol elektronik, lampu, wiper, sistem kunci, head unit, hingga membuka dan menutup kunci kontak elektronik. Tanpa aki ini, mobil listrik bisa benar benar tidak bisa “bangun” dari kondisi mati, meski baterai traksi masih penuh.

Di banyak kasus, keluhan awalnya sederhana. Lampu indikator mulai redup, sistem infotainment lambat menyala, atau muncul peringatan di panel instrumen. Jika diabaikan, mobil bisa tiba tiba tidak bisa dinyalakan sama sekali, dan barulah pemilik sadar bahwa aki 12 volt sudah soak.

6 Tips Pengendara Pemula Mobil Matik Anti Grogi di Jalan

Kebiasaan Sepele yang Bikin Aki Mobil Listrik Soak Tanpa Disadari

Kebiasaan kecil sehari hari sering dianggap tidak berbahaya, padahal justru perlahan menguras daya aki. Pada mobil listrik, hal ini bisa lebih krusial karena sistem sangat bergantung pada kestabilan tegangan. Beberapa perilaku berikut menjadi pemicu utama aki mobil listrik soak yang sering ditemukan di bengkel dan layanan darurat.

Membiarkan Mobil Terparkir Lama Tanpa Dicas Aki Mobil Listrik Soak

Banyak pemilik mobil listrik merasa bahwa selama mobil tidak digunakan, maka tidak ada beban berarti pada kelistrikan. Kenyataannya, mobil modern memiliki konsumsi listrik parasitik, yaitu konsumsi kecil namun terus menerus dari sistem seperti modul telematika, alarm, dan pemantauan baterai.

Jika mobil dibiarkan terparkir lama tanpa disambungkan ke charger, aki 12 volt perlahan akan terkuras. Pada beberapa model, sistem memang dirancang untuk mengisi ulang aki 12 volt dari baterai traksi secara berkala. Namun, jika baterai utama juga dibiarkan dengan level rendah, kemampuan ini berkurang dan risiko aki mobil listrik soak meningkat.

Kebiasaan meninggalkan mobil selama berminggu minggu di parkiran apartemen atau bandara tanpa pengisian sama sekali menjadi salah satu penyebab paling sering. Saat pemilik kembali, mobil sulit diaktifkan, panel instrumen mati, dan butuh jump start atau penggantian aki.

Terlalu Sering Menyalakan Aksesori Tanpa Mengaktifkan Sistem Utama

Kebiasaan memanaskan mobil dengan mode aksesori atau hanya menghidupkan sistem hiburan tanpa mengaktifkan seluruh sistem kelistrikan juga berkontribusi besar. Di mobil listrik, mode aksesori tetap mengandalkan aki 12 volt sebagai sumber utama.

Cara Aman Lewat Rel Kereta Api Pakai Motor Matik, Wajib Tahu!

Menyalakan AC, audio, lampu, atau mengisi daya gawai ketika mobil dalam posisi tertentu tanpa mode berkendara aktif bisa menguras aki dengan cepat. Jika dilakukan berulang setiap hari, kapasitas aki akan turun drastis dan mempersingkat usia pakainya.

Kondisi ini sering terjadi saat menunggu di parkiran, menunggu anak pulang sekolah, atau menunggu seseorang di pinggir jalan. Pemilik merasa mobil listrik tidak boros karena tidak ada mesin yang menyala, tetapi lupa bahwa aki 12 volt bekerja keras menopang semua beban tersebut.

Modifikasi Aksesori Berlebihan yang Memberatkan Aki Mobil Listrik Soak

Pemasangan aksesori tambahan seperti lampu ekstra, sound system berdaya besar, dashcam yang terus menyala, hingga perangkat pemantau aftermarket menjadi tren tersendiri. Jika pemasangan tidak memperhitungkan beban listrik dan tidak diintegrasikan dengan benar ke sistem pengisian, aki 12 volt akan menjadi korban pertama.

Dashcam yang menyala 24 jam dengan mode parkir, misalnya, memang bermanfaat untuk keamanan. Namun, jika sistem tidak dirancang untuk mengatur cutoff tegangan, perangkat ini akan terus menguras aki hingga berada di level sangat rendah. Kebiasaan ini mempercepat aki mobil listrik soak dan memicu kerusakan internal pada sel selnya.

Banyak pemilik baru menyadari masalah ini ketika mobil sulit dinyalakan di pagi hari, padahal mobil tidak pernah digunakan secara berat malam sebelumnya. Pemeriksaan kemudian menunjukkan tegangan aki drop akibat beban tambahan yang tidak terkontrol.

Wajib Tahu, Cairan Berbahaya untuk Mobil yang Sering Diremehkan

Cara Kerja Sistem Pengisian dan Mengapa Aki Tetap Bisa Soak

Banyak yang beranggapan bahwa selama mobil listrik rutin digunakan dan sering dicas, aki 12 volt akan selalu aman. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Sistem pengisian di mobil listrik memang dirancang untuk mengelola energi dengan efisien, tetapi ada batasan teknis yang perlu dipahami.

Hubungan Baterai Traksi dan Aki 12 Volt saat Aki Mobil Listrik Soak

Secara umum, baterai traksi bertegangan tinggi akan menyalurkan daya ke aki 12 volt melalui DC DC converter. Perangkat ini berfungsi mirip alternator di mobil konvensional, namun bekerja secara elektronik dengan mengonversi tegangan tinggi menjadi 12 hingga 14 volt untuk mengisi aki.

Saat mobil diaktifkan, DC DC converter akan menjaga aki 12 volt tetap terisi sambil menyuplai beban kelistrikan. Namun, ketika mobil dalam kondisi mati total dan tidak ada perintah untuk mengaktifkan sistem, beberapa model hanya melakukan pengisian aki 12 volt pada interval tertentu atau dalam kondisi tertentu saja.

Jika aki sudah terlalu lemah, sistem kontrol bisa gagal melakukan prosedur awal untuk mengaktifkan DC DC converter. Di sinilah lingkaran masalah terjadi. Aki tidak cukup kuat untuk menyalakan sistem, sementara sistem tidak bisa mengisi aki karena belum aktif. Kondisi ini yang sering disebut pemilik sebagai aki mobil listrik soak padahal baterai utama masih penuh.

Mengapa Aki Tetap Rusak Meski Sering Dicas

Aki tipe lead acid dan AGM memiliki karakteristik yang tidak menyukai kondisi sering kosong penuh ekstrem atau dibiarkan dalam keadaan setengah terisi dalam waktu lama. Pengisian yang tidak optimal, terlalu sering drop di bawah tegangan aman, dan suhu lingkungan yang ekstrem akan mempercepat proses sulfatasi di dalam aki.

Pada mobil listrik, pola penggunaan yang tidak teratur, parkir lama, lalu tiba tiba digunakan intens bisa menciptakan siklus yang tidak sehat bagi aki. Pengisian otomatis dari baterai traksi memang membantu, tetapi tidak selalu mampu mengimbangi kebiasaan yang merugikan.

“Teknologi mobil listrik bisa sangat canggih, tetapi aki 12 volt di dalamnya masih punya kelemahan klasik yang sama seperti mobil konvensional jika tidak dirawat dengan benar.”

Tanda Tanda Aki Mulai Lemah dan Cara Menghindari Soak Total

Aki jarang sekali rusak secara mendadak tanpa gejala. Di mobil listrik, tanda tandanya kadang tersamar oleh sistem elektronik yang kompleks. Namun, pemilik yang jeli bisa mengenali beberapa indikasi awal sebelum aki benar benar soak.

Gejala Awal Aki Mobil Listrik Soak yang Sering Diabaikan

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain lampu interior yang sedikit meredup, waktu booting layar head unit yang terasa lebih lama, peringatan sistem kelistrikan di panel instrumen, hingga bunyi relay yang tidak stabil saat mobil diaktifkan.

Pada beberapa model, sistem akan menampilkan pesan khusus terkait sistem 12 volt atau menyarankan pemeriksaan ke bengkel resmi. Pesan ini jangan diabaikan, karena sering kali muncul sebelum aki benar benar kolaps.

Jika mobil mulai sulit diaktifkan setelah parkir semalaman, atau terjadi reset pengaturan jam dan radio secara tiba tiba, ini juga bisa menjadi sinyal bahwa aki mulai melemah. Mengabaikan gejala ini akan membuat peluang aki mobil listrik soak meningkat drastis dalam waktu singkat.

Langkah Pencegahan Sederhana agar Aki Tidak Cepat Soak

Ada beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan untuk memperpanjang usia pakai aki 12 volt di mobil listrik. Pertama, usahakan untuk tidak membiarkan mobil terparkir sangat lama tanpa pengisian. Jika memungkinkan, sambungkan mobil ke charger walau hanya untuk menjaga sistem tetap aktif dan memungkinkan pengisian berkala ke aki 12 volt.

Kedua, hindari penggunaan aksesori berat saat mobil dalam mode yang hanya mengandalkan aki. Jika harus menunggu lama di dalam mobil dengan AC atau audio menyala, lebih aman mengaktifkan sistem berkendara sehingga DC DC converter bekerja menjaga tegangan aki.

Ketiga, jika memasang aksesori tambahan seperti dashcam atau perangkat keamanan lain, pastikan pemasangan dilakukan di bengkel yang memahami karakter mobil listrik. Gunakan modul yang memiliki fitur pemutus otomatis saat tegangan aki turun di bawah batas tertentu.

Keempat, lakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi aki, baik melalui menu diagnostik di mobil jika tersedia, maupun dengan alat ukur di bengkel. Penggantian preventif sebelum aki benar benar rusak total sering kali lebih murah dan lebih aman daripada menunggu hingga terjadi mogok di jalan.

Dengan memahami bahwa aki 12 volt di mobil listrik bukan sekadar komponen kecil yang bisa dilupakan, pemilik dapat menghindari berbagai masalah yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Kebiasaan sepele yang diubah sejak dini akan sangat menentukan apakah aki mobil listrik soak menjadi momok berulang, atau justru bisa dihindari selama bertahun tahun pemakaian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *