Mencari mobil tangguh dengan harga miring membuat banyak orang melirik SUV lawas, dan di sinilah Tips Nissan Terrano Bekas jadi sangat penting. Terrano dikenal bandel, rangka kuat, dan cocok untuk jalanan Indonesia yang sering tidak ramah. Namun usia yang tak lagi muda membuat calon pembeli wajib ekstra teliti, karena salah pilih bisa berujung biaya perbaikan yang tidak sedikit. Di pasar mobil bekas, Terrano punya penggemar setia, tapi juga jebakan bagi yang hanya tergiur tampilan luar.
“Terrano itu bukan sekadar mobil tua, tapi proyek jangka panjang. Kalau salah pilih unit, yang nyetir bisa jadi lebih sering ke bengkel daripada ke tempat kerja.”
Mengapa Tips Nissan Terrano Bekas Penting untuk Calon Pembeli
Popularitas Terrano di pasar bekas tidak lepas dari reputasi ketangguhan dan kesan maskulin yang melekat. Namun di balik itu, ada faktor umur pakai, kebiasaan perawatan pemilik sebelumnya, dan ketersediaan suku cadang yang harus dipertimbangkan. Mengabaikan Tips Nissan Terrano Bekas bisa membuat pembeli baru terjebak pada unit yang tampak rapi, tetapi menyimpan banyak PR di balik kap mesin maupun kolong.
Banyak Terrano yang saat ini beredar sudah berumur lebih dari 20 tahun. Artinya, hampir semua komponen utama sudah pernah bekerja melewati masa idealnya. Di sinilah kemampuan menginspeksi dan mengidentifikasi gejala kerusakan menjadi senjata utama. Membeli Terrano bekas bukan sekadar soal cocok harga, tetapi juga soal siap tidaknya Anda menerima konsekuensi perawatan mobil tua.
Cek Riwayat Perawatan dan Dokumen Sebelum Jatuh Hati
Sebelum melihat fisik, pastikan dulu administrasi dan riwayat perawatan mobil. Dokumen yang lengkap adalah indikator awal pemilik sebelumnya merawat mobil dengan serius.
Periksa BPKB dan STNK, cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan yang tertera di bodi dan mesin. Waspadai bila ada perbedaan angka atau pengikisan yang mencurigakan. Pajak yang mati bertahun tahun juga perlu dihitung ulang, karena bisa menggerus budget pembelian.
Riwayat servis menjadi poin penting lain. Struk servis, buku servis, atau catatan manual dari bengkel langganan bisa memberi gambaran bagaimana mobil diperlakukan. Terrano yang rutin ganti oli, servis berkala, dan tidak telat perawatan umumnya lebih aman meski kilometernya tinggi. Sebaliknya, unit dengan kilometer rendah tapi tanpa riwayat perawatan jelas patut dicurigai.
Kondisi Mesin Nissan Terrano Bekas, Jangan Sekadar Dinyalakan
Mesin adalah jantung Terrano, dan di sinilah banyak biaya bisa tersedot bila pembeli kurang teliti. Mesin Terrano terkenal kuat, tetapi usia dan kelalaian perawatan bisa memunculkan banyak gejala.
Tips Nissan Terrano Bekas Saat Memeriksa Mesin
Saat mempraktikkan Tips Nissan Terrano Bekas di area mesin, jangan hanya puas mesin bisa hidup. Periksa mulai dari kondisi oli, suara mesin, hingga asap knalpot.
Buka tutup oli mesin dan lihat warna oli. Oli yang terlalu hitam pekat dan kental bisa menandakan jarang diganti. Cek juga apakah ada bercak putih seperti susu yang mengindikasikan kemungkinan air bercampur oli akibat masalah di head cylinder.
Saat mesin hidup, dengarkan suara dari ruang mesin. Mesin Terrano seharusnya berdengung halus tanpa bunyi ketukan keras, gesekan, atau suara berisik yang tidak wajar. Bunyi ketukan logam bisa menandakan masalah di piston atau connecting rod yang tidak murah perbaikannya.
Perhatikan asap knalpot. Asap putih pekat yang tidak hilang hilang atau asap biru menandakan oli ikut terbakar. Ini sering berkaitan dengan ring piston aus atau seal klep bocor. Untuk mobil seumuran Terrano, gejala ini cukup sering muncul dan biaya perbaikannya bisa mencapai angka yang signifikan.
Cek juga sistem pendinginan. Lihat kondisi radiator, selang, dan air radiator. Radiator berkarat, bocor, atau sering membuat mesin overheat adalah alarm besar. Overheat berulang bisa merusak kepala silinder dan membuat biaya perbaikan membengkak.
Kaki Kaki dan Suspensi, Sumber Biaya Tersembunyi
Terrano sering dipakai melibas jalan rusak, tanjakan, dan kontur yang berat. Imbasnya ada di sektor kaki kaki yang bekerja ekstra keras. Bagian ini sering diabaikan pembeli karena tidak langsung terlihat, padahal sangat menentukan kenyamanan dan keamanan.
Periksa ball joint, tie rod, bushing, dan shockbreaker. Saat test drive, rasakan apakah ada bunyi gluduk ketika melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. Bunyi tersebut biasanya menandakan karet karet bushing sudah getas atau komponen sambungan sudah aus.
Setir yang terasa berat atau tidak stabil di kecepatan tinggi juga menjadi indikasi masalah di sektor kaki kaki. Lihat juga apakah ban ausnya tidak merata. Aus sebelah bisa menandakan setelan spooring sudah jauh bergeser atau ada komponen yang bengkok.
Suspensi belakang Terrano yang sudah lemah biasanya akan membuat mobil terasa limbung saat menikung. Untuk SUV dengan bodi besar seperti Terrano, suspensi yang sehat sangat penting agar mobil tetap stabil dan tidak mudah goyang berlebihan.
“Banyak orang jatuh cinta sama tampang gagah Terrano, tapi lupa cek kaki kaki. Begitu mobil dibawa pulang, baru sadar kalau bunyinya lebih ramai daripada radio.”
Bodi, Sasis, dan Karat, Musuh Utama Mobil Tua
Mobil ladder frame seperti Terrano memang punya rangka kuat, tetapi karat bisa menjadi musuh besar terutama di daerah lembap atau dekat pantai. Pemeriksaan bodi dan sasis tidak boleh hanya dari luar, perlu juga melihat bagian kolong.
Periksa door sill, lantai kabin, area sekitar fender, dan dudukan suspensi. Karat yang sudah parah biasanya terlihat menggelembung, rapuh saat ditekan, bahkan bolong. Karat di panel bodi masih bisa ditangani, tetapi karat di rangka dan titik struktur utama bisa mengancam keselamatan.
Perhatikan juga bekas las di rangka. Lasan yang tidak rapi atau tampak baru di area yang seharusnya utuh bisa menandakan mobil pernah mengalami insiden berat atau kecelakaan. Mobil bekas banjir juga perlu diwaspadai. Cek karpet dasar, bau apek, dan sisa lumpur di sela sela yang sulit dijangkau.
Di bagian bodi luar, panel yang tidak rata, celah pintu tidak simetris, atau warna cat yang berbeda tipis bisa menunjukkan pernah ada perbaikan tabrakan. Bukan berarti langsung harus ditolak, tetapi perlu dihitung ulang apakah kerusakannya masih wajar atau sudah mengganggu struktur.
Interior dan Kelistrikan, Kenyamanan yang Sering Diabaikan
Interior Terrano yang sudah berumur biasanya menunjukkan tanda keausan. Jok sobek, plafon turun, dan trim pintu yang mulai rapuh adalah hal yang umum. Namun, di balik itu, ada sektor kelistrikan yang tak kalah penting.
Periksa semua tombol dan fitur. Mulai dari power window, central lock, lampu lampu, AC, sampai head unit. AC yang tidak dingin bisa berarti freon habis, tetapi bisa juga kompresor sudah lemah atau evaporator bocor. Untuk mobil tua, perbaikan AC kadang memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Panel instrumen juga perlu dicek. Pastikan semua indikator menyala saat kontak on, lalu mati kembali ketika mesin hidup kecuali yang seharusnya tetap menyala. Indikator check engine atau oil pressure yang mati total bisa saja sengaja dicabut untuk menyembunyikan masalah.
Kabel kabel tambahan, instalasi audio yang berantakan, atau sambungan listrik yang asal tempel bisa memicu korsleting di kemudian hari. Untuk mobil yang sudah banyak dimodifikasi, sebaiknya lebih waspada pada sektor kelistrikan.
Test Drive, Tahap Penentuan Sebelum Deal
Setelah melakukan inspeksi visual, test drive adalah momen paling krusial. Di sinilah karakter asli Nissan Terrano bekas akan terasa. Jangan hanya mengelilingi kompleks, usahakan melewati berbagai kondisi jalan.
Saat start awal, rasakan apakah mesin mudah hidup. Mesin sehat biasanya langsung menyala tanpa perlu gas berlebihan. Perhatikan getaran di kabin ketika idle, apakah normal atau berlebihan. Cobalah akselerasi pelan dan agak agresif, rasakan perpindahan gigi bila mobil bertransmisi manual.
Perhatikan suara dari bawah mobil saat melewati jalan tidak rata. Bunyi aneh, getaran berlebih di setir, atau mobil cenderung menarik ke satu sisi adalah sinyal ada yang tidak beres. Coba juga rem mendadak di kecepatan sedang untuk menguji respon rem dan kestabilan mobil.
Bila memungkinkan, ajak mekanik yang paham Terrano untuk ikut serta. Pengalaman mereka biasanya bisa langsung menangkap gejala yang mungkin luput dari orang awam. Test drive bukan formalitas, tetapi bahan utama untuk menilai apakah unit tersebut layak dibeli atau sebaiknya dilewatkan.
Pertimbangan Biaya dan Ketersediaan Suku Cadang
Membeli Nissan Terrano bekas harus dibarengi kesiapan dana untuk perbaikan awal. Meski harga beli menarik, selalu sisihkan budget tambahan untuk servis besar setelah pembelian. Ganti semua oli, cek rem, tune up, dan perbaikan minor lain biasanya wajib dilakukan.
Suku cadang Terrano masih relatif tersedia, baik orisinal maupun aftermarket. Namun, beberapa part spesifik mungkin harus inden atau berburu di pasar parts bekas. Ini perlu diperhitungkan terutama bila mobil akan dipakai harian dan tidak bisa terlalu sering menginap di bengkel.
Pertimbangkan juga konsumsi bahan bakar. Terrano bukan mobil irit, dan ini bukan rahasia. Bagi yang terbiasa dengan mobil kecil, lonjakan biaya BBM bisa terasa. Namun bagi penggemar SUV, hal ini sering dianggap sepadan dengan rasa aman dan posisi duduk tinggi yang ditawarkan Terrano.
Dengan memahami karakter, kelemahan umum, dan menerapkan Tips Nissan Terrano Bekas secara menyeluruh, pembeli bisa meminimalkan risiko dan mendapatkan unit yang masih layak diandalkan untuk beberapa tahun ke depan.


Comment